si adik bungsu.


kemarin dulu..

aisya dulu.

si anak bungsu-almost yang dulu,

yang menangis melihat anak kecil terlantar.

yang dulu, yang memanggil orang dengan seenaknya.

yang dulu, yang memakai kaos kaki beda warna.

yang dulu, yang minta rambutnya dikuncir dua. yang dulu, yang berebut masuk dalam mobil.

yang dulu, yang berteriak waktu kesasar.

yang dulu, yang tidur selalu cepat.

yang dulu, menunggu hadiah saat papa pulang.

yang dulu, yang selalu nempel mama.

yang dulu, dan sekarang ternyata sama. kemudian sekarang.. saat ia mulai berubah.

kemudian sekarang..

si aisya sekarang.

dia yang berubah, dia yang mulai mengganti potongan rambutnya.

dia yang berubah, dia yang mulai suka telpon sampai larut.

dia yang berubah, dia yang mulai memilah milih baju mana yang akan di pakai.

dia yang berubah, dia yang mulai menyisir lama rambutnya sebelum keluar rumah.

dia yang berubah, dia yang mulai banyak bertanya hal-hal sepele.

dia yang berubah, dia yang mulai banyak meminta.

dia yang berubah, dia yang mulai minta diajarkan cara membawa mobil.

dia yang berubah, atas semuanya kecuali sifat dan kelakuannya sebagai anak bungsu si adik kecil yang disayang.

i miss you Aisya Putri Rushan Fikrina Hafidzah.

Advertisements

One response to “si adik bungsu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s