1998, pamulang.


Roknya lebar menggembung

Kostum tipis memperlihatkan bentuk badan

Rambut ikal sebahu disulap jadi mahkota

Tangan panjang menjentik lentur

Kaki berlipat tajam searah putaran tangan

Badan ramping ikut irama

Mata tajam mendongak malu

Bahu menekuk kuncup

Sepatu tipis warna pastel berpita

Berlari kecil kemudian melompat dan berputar

Ruangan yang ramai

Dikelilingi kaca sampai setinggi langit-langit

Pegangan kayu mengelilingi diantaranya

Lantai putih bersih memantulkan setiap gerakan

Dibagian belakang ada kursi sofa coklat lusuh yang membelakangi jendela besar mengarah ke jalan

Tepukan sang guru terdengar nyaring

Ia tersenyum dan tangannya menekuk ke depan mengajak brkumpul

Satu baris rapih menghadap ke kaca raksaksa

Satu orang kemudian berteriak memancing semangat iringan yang lain

Iriningan lainnya mengikuti di barisan belakang dengn gerakan seirama

Mata yang lembut memancing dipelajari dari ruangan itu

Ketika si guru membantu membuat kepala menengok menggoda

Barisan dibelakan melakukan hal sama

Begitu seterusnya

Lagu semakin cepat, dan loncatan semakin tinggi

Kaki ditekuk ke atas kemudian berputar

Rok mini dengan renda dibawahnya mengembang ke atas

Bentuk tubuh yang kecil semakin mencolok

Ikatan rambut ikut bergoyang

Beberapa jatuh dan langsung kembali berdiri dalam barisan

Di hari terakhir itu

Duduk melipat kaki sampai mulut mencium lutut

Badan bersender di dinding kaca dan berdoa dalam hati

Semua detak terdengar jelas

Seperti tersenyum meminta nama dipanggil

Pandangan serius lurus ke kertas kecil ditangan wanita pengajar itu

Nama dipanggil

Senyuman lebar seperti ucapkan “ini memang yang seharusnya”

Panggung bertirai besar itu siap digoyangkan

Kemudian kedua tangan membentuk kelopak bunga mekar

Badan duduk menunduk

Sebelah kaki memanjang ke belakang

Lagu selesai berbunyi

Tepuk tangan terdengar

Seharusnya sekarang masih bisa mendengar tepukan dan teriakan pemancing semangat itu,

Menari kompak beriringan

Menengok ke belakang dan menunduk malu

Gerakan lembut yang bersemangat

Suara ketukan sepatu dan pita yang bergantungan

Nafas lega saat menunduk untuk bersiap meloncat

Lipatan kaki ke atas menempel dengan kepala saat badan berputar

Pamulang, Juni 1998

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s